Cacing di Mata?
Iseng-iseng googling gambar yang aneh-aneh. Ee malah nemu ini. Serem banget!!!PERINGATAN bagi yang ga tahan atau gampang muntah liat hal yang jijik jangan sekali-sekali melihat gambar di artikel ini!
***
Loa Loa Filariasis (Cacing Mata Afrika) Tak terbayang betapa ngeri membayangkannya, seekor cacing hidup berhasil dikeluarkan dari mata seorang pasien berusia 82 tahun di RS Thiruvananthapuram, India, karena mengeluhkan matanya sakit, berair, dan juga merah. Sang pasien yang merasakan gejala sakit dan merah di mata juga mengaku merasakan sesuatu yang bergerak di dalam matanya. Cacing ini bisa hidup di sejumlah bagian mata termasuk di cairan mata atau di retina. Ih ngeri!!!


Loa loa filariasis (juga dikenal sebagai loiasis, loaiasis, pembengkakan Calabar, eyeworm Afrika) adalah penyait mata yang disebabkan oleh cacing nematoda, loa loa. Manusia terkena penyakit ini melalui gigitan lalat tabanid genus chrysops, vektor untuk Loa loa. Loa loa biasanya tidak mempengaruhi penglihatan seseorang tapi bisa menjadi menyakitkan ketika bergerak di sekitar bola mata atau di batang hidung. Penyakit ini dapat menyebabkan gatal bengkak merah di bawah kulit yang disebut "Pembesaran Calabar". Penyakit ini diobati dengan obat diethylcarbamazine (DEC), dan ketika diperlukan, metode bedah dapat digunakan untuk menghilangkan cacing tersebut.

Sumber: Liputan6.com, www.kaskus.us, wikipedia (Loa loa filariasis)
Loa Loa Filariasis (Cacing Mata Afrika) Tak terbayang betapa ngeri membayangkannya, seekor cacing hidup berhasil dikeluarkan dari mata seorang pasien berusia 82 tahun di RS Thiruvananthapuram, India, karena mengeluhkan matanya sakit, berair, dan juga merah. Sang pasien yang merasakan gejala sakit dan merah di mata juga mengaku merasakan sesuatu yang bergerak di dalam matanya. Cacing ini bisa hidup di sejumlah bagian mata termasuk di cairan mata atau di retina. Ih ngeri!!!


Loa loa filariasis (juga dikenal sebagai loiasis, loaiasis, pembengkakan Calabar, eyeworm Afrika) adalah penyait mata yang disebabkan oleh cacing nematoda, loa loa. Manusia terkena penyakit ini melalui gigitan lalat tabanid genus chrysops, vektor untuk Loa loa. Loa loa biasanya tidak mempengaruhi penglihatan seseorang tapi bisa menjadi menyakitkan ketika bergerak di sekitar bola mata atau di batang hidung. Penyakit ini dapat menyebabkan gatal bengkak merah di bawah kulit yang disebut "Pembesaran Calabar". Penyakit ini diobati dengan obat diethylcarbamazine (DEC), dan ketika diperlukan, metode bedah dapat digunakan untuk menghilangkan cacing tersebut.

Sumber: Liputan6.com, www.kaskus.us, wikipedia (Loa loa filariasis)
Ada 1 lagi ney, kalo yang ini ga tau ulat apaan..
Ulat mata ini berasal dari telur seekor binatang seperti lalat, cacing atau sejenisnya.
Telur tersebut terbawa angin dan masuk kedalam mata seperti debu. Setelah beberapa lama tumbuh menjadi sebesar ini.
Telur tersebut terbawa angin dan masuk kedalam mata seperti debu. Setelah beberapa lama tumbuh menjadi sebesar ini.
Jadi bila naik motor jangan lupa memakai pelindung mata seperti kacamata atau helm. Selain itu jaga kebersihan juga ya.. =D






Tidak ada komentar:
Posting Komentar